Cara Memakai Label WhatsApp Business untuk Kelola Pelanggan

· WhatsApp Business

Cara memakai label WhatsApp Business untuk menandai pelanggan baru, pesanan, pembayaran, dan follow-up, plus contoh sistem label yang rapi untuk toko online.

Label WhatsApp Business adalah tanda berwarna yang bisa Anda pasang di chat atau kontak untuk mengelompokkan pelanggan, misalnya “Pelanggan Baru”, “Belum Bayar”, atau “Sudah Dikirim”. Dipakai dengan disiplin, label mengubah daftar chat yang berantakan menjadi daftar kerja yang jelas: siapa yang harus ditagih, siapa yang harus dikirimi resi, dan siapa yang perlu di-follow-up.

Cara membuat dan memasang label

Membuat label baru

  1. Buka WhatsApp Business.
  2. Di Android, ketuk ikon titik tiga > Label. Di iPhone, buka Pengaturan > Alat Bisnis > Label.
  3. Ketuk ikon tambah, tulis nama label, lalu simpan.
  4. Ubah warna jika perlu agar mudah dibedakan.

Memasang label ke chat

  1. Tekan lama chat pelanggan di daftar chat.
  2. Ketuk ikon label.
  3. Pilih satu atau beberapa label, lalu simpan.

Label juga bisa dipasang pada pesan tertentu, misalnya pesan berisi bukti transfer, sehingga mudah dicari kembali.

Melihat chat berdasarkan label

Buka menu Label, lalu pilih salah satu. Semua chat dengan label itu tampil dalam satu daftar. Dari sini Anda juga bisa mengirim pesan ke semua kontak berlabel sama (maksimal sesuai batas siaran WhatsApp), tapi gunakan dengan hati-hati agar tidak dianggap spam.

Label bawaan dan masalahnya

WhatsApp Business menyediakan label bawaan seperti Pelanggan Baru, Pesanan Baru, Pembayaran Tertunda, Dibayar, dan Pesanan Selesai. Ini titik awal yang lumayan, tapi sering tidak cocok dengan alur bisnis Anda. Contohnya, toko yang memakai pre-order butuh label “PO Menunggu Produksi” yang tidak ada di bawaan.

Jangan ragu menghapus atau mengganti nama label bawaan.

Contoh sistem label untuk toko online

Pikirkan label sebagai tahap perjalanan pelanggan. Setiap chat seharusnya hanya punya satu label tahap pada satu waktu.

Label Warna Kapan dipasang Tindakan berikutnya
Tanya-tanya Abu-abu Pelanggan baru bertanya Jawab, tawarkan pesan
Siap Order Kuning Sudah kirim format pesanan Kirim total dan rekening
Belum Bayar Oranye Total sudah dikirim Ingatkan sekali setelah beberapa jam
Dibayar Hijau Bukti transfer valid Proses packing
Dikirim Biru Resi sudah dikirim Cek status 2-3 hari kemudian
Komplain Merah Ada masalah barang Tangani hari itu juga
Pelanggan Setia Ungu Sudah belanja 3 kali atau lebih Prioritas, tawarkan promo khusus

Label “Pelanggan Setia” adalah label atribut, bukan tahap. Ia boleh menempel bersama label tahap lainnya.

Pola tahap seperti ini sebenarnya adalah versi sederhana dari sales pipeline. Bedanya, di WhatsApp semua dilakukan manual.

Rutinitas harian dengan label

Label hanya berguna jika dicek rutin. Contoh rutinitas admin:

  • Pagi (08.00): buka label “Dibayar”, proses packing semua pesanan.
  • Siang (13.00): buka label “Belum Bayar”, kirim pengingat ke yang sudah lewat 3 jam.
  • Sore (16.00): buka label “Dikirim”, input resi dan kirim ke pelanggan, lalu pindahkan label.
  • Sebelum tutup: buka label “Komplain”, pastikan tidak ada yang belum dibalas hari ini.

Rutinitas ini mengubah label dari hiasan menjadi alat kerja.

Kesalahan umum memakai label

  • Terlalu banyak label. 18 label dengan nama mirip membuat admin malas memilih.
  • Label tidak dipindah. Pelanggan yang sudah menerima barang masih berlabel “Belum Bayar”.
  • Tiap admin punya aturan sendiri. Satu admin pakai “Lunas”, admin lain pakai “Dibayar”.
  • Tidak ada pemilik. Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab memeriksa label tertentu.

Tulis aturan label dalam satu halaman SOP dan bagikan ke semua admin. Contoh format SOP bisa dilihat di artikel contoh SOP customer service.

Membersihkan label secara berkala

Setelah beberapa bulan, daftar label bisa penuh dengan chat lama yang tidak relevan lagi. Sebulan sekali, luangkan 20 menit untuk merapikan: lepas label tahap dari pesanan yang sudah selesai lebih dari dua minggu, hapus label yang tidak pernah dipakai, dan gabungkan label yang fungsinya sama. Label yang bersih membuat daftar kerja harian tetap pendek dan mudah dicek. Jika label “Belum Bayar” berisi 200 chat dari tiga bulan lalu, admin akan berhenti membukanya, dan pelanggan yang benar-benar perlu diingatkan hari ini ikut terlewat.

Batas label WhatsApp Business

Label cukup untuk bisnis dengan satu nomor dan satu atau dua admin. Saat bisnis berkembang, beberapa batas mulai terasa:

  • Tidak ada riwayat siapa yang memasang atau mengubah label.
  • Tidak bisa melihat jumlah chat per label dari waktu ke waktu, misalnya berapa yang berhenti di “Belum Bayar” bulan ini.
  • Tidak bisa membagi chat otomatis ke admin tertentu berdasarkan label.
  • Label tidak terhubung dengan data pelanggan lain seperti total belanja atau catatan.

Jika tim Anda mulai bertanya “chat ini siapa yang pegang?”, itu tanda label saja tidak cukup. Inbox bersama dengan tag, penugasan admin, dan pipeline seperti di chatagent.id menyelesaikan masalah itu; untuk sekarang kanal yang sudah tersambung adalah live chat website, dengan WhatsApp segera menyusul. Baca juga cara memakai satu nomor WhatsApp untuk banyak admin sebagai langkah berikutnya.

Contoh sistem label untuk bisnis jasa

Bisnis jasa punya alur yang berbeda dengan toko online. Misalnya jasa servis AC, fotografer pernikahan, atau les privat. Labelnya lebih cocok mengikuti tahap pemesanan jadwal:

  • Tanya Harga: calon pelanggan baru menanyakan tarif.
  • Survei/Konsultasi: sudah dijadwalkan survei lokasi atau konsultasi awal.
  • Menunggu DP: penawaran sudah dikirim, menunggu uang muka.
  • Terjadwal: DP masuk, tanggal pengerjaan sudah dikunci.
  • Selesai: pekerjaan selesai, pelunasan diterima.
  • Repeat: pelanggan yang perlu diingatkan untuk layanan berikutnya, misalnya servis AC enam bulan sekali.

Label “Repeat” sangat berguna untuk bisnis jasa berulang. Setiap awal bulan, buka label ini dan kirim pengingat personal ke pelanggan yang jadwal servisnya sudah dekat. Pelanggan biasanya senang diingatkan, karena mereka sendiri sering lupa kapan terakhir kali memakai jasa Anda.

Prinsipnya sama dengan toko online: satu label tahap per chat, label atribut boleh ditambahkan, dan setiap label punya tindakan berikutnya yang jelas.

Mulai dari lima label

Jika saat ini Anda belum memakai label sama sekali, buat lima label ini hari ini: Tanya-tanya, Belum Bayar, Dibayar, Dikirim, Komplain. Pasang ke semua chat aktif minggu ini. Dalam beberapa hari, Anda akan melihat berapa banyak pelanggan yang selama ini berhenti di tengah jalan tanpa disadari.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa banyak label yang bisa dibuat di WhatsApp Business?

WhatsApp Business mengizinkan hingga 20 label. Dalam praktik, 6-10 label sudah cukup; terlalu banyak label justru membuat admin bingung memilih.

Apakah pelanggan bisa melihat label yang saya pasang?

Tidak. Label hanya terlihat di perangkat bisnis Anda dan tidak dikirim ke pelanggan.

Apakah label tersinkron ke semua perangkat admin?

Label tersinkron ke perangkat yang terhubung dengan akun yang sama, tetapi tidak ada catatan siapa yang mengubah label. Untuk tim yang besar, pengelolaan label di inbox bersama lebih mudah dilacak.